Raja-Ratu Sehari
Oleh: Samsu Wijayanto
=======================================
Raja-ratu sehari merupakan istilah bagi orang yang berada pada dua situasi. Pertama bagi dia yang sedang wisuda. Kedua bagi dia yang sedang melangsungkan resepsi pernikahan. Istilah ini menggambarkan bahwa seseorang dalam posisi yang agung, istimewa, dan menjadi sorot mata orang banyak karena ketampanan dan kecantikannya dengan pakaian atau gaun yang bagus nan indah. Begitu yang wisuda, seseorang akan menjadi istimewa pada hari itu dengan title yang baru.
Menurut saya, raja-ratu sehari memang tepat disandang jika arahnya hanya sebatas ritual adat atau budaya pernikahan. Lain lagi jika berkaitan dengan tanggung jawab karena pernikahan dan wisuda memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Sebagai raja dan ratu dalam pernikahan, tanggung jawab seorang raja adalah memimpin jalannya rumah tangga. Baik-buruknya, makmur tidaknya dan terarah atau tidaknya rumah tangga tergantung sang raja yang memimpin. Ratu (istri) pun demikian, bertanggung jawab untuk memanajemen pernikahan agar tetap harmonis, tenang, dan senantiasa bertahan meski dalam kesulitan. Jadi peran keduanya sangat penting sebagai patner rumah tangga. Setelah punya anak pun predikat raja dan ratu masih tetap disandang dengan anak sebagai rakyatnya.
Sama halnya wisuda, menjadi raja dan ratu wisuda memiliki tanggung jawab yang besar. Tidak hanya saat wisuda, tapi setelah itu raja wajib mengatur dirinya sendiri untuk bisa produktif sekaligus menghasilkan pundi-pundi rupiah agar tetap bisa hidup secara mandiri. Sebab, menyandang title tidaklah ringan. Ada beban moral dan sosial yang dibawanya. Jika saat menyandang title malah menganggur atau (minimal) tidak produktif, maka bersiaplah mendapat sanksi sosial berupa cemoohan dan cercaan dari masyarakat.
Jadi, raja dan ratu sehari itu sesungguhnya tidak ada. Raja dan ratu itu selamanya, apalagi dalam hal tanggung jawab. Kita tetap menjadi raja dan ratu atas diri kita sendiri dan keluarga agar hidup tetap produktif, mandiri dan bermanfaat.
Sekian
Karawang, 10-08-2020

Mantul
BalasHapusTeori penting tapi belum teruji jika belum praktik
BalasHapusHehe.. Yang sudah praktik hanya wisuda saja tadz. Menikahnya belum. Hehehe 🙈
Hapus