Hikmah Jagongan: Jawaban atas Kekhawatiran
Oleh: Samsu Wijayanto
Menulis rutin setiap hari bukan hal yang mudah. Ada beberapa kendala yang akan dirasa, baik oleh pemula ataupun yang sudah biasa. Salah satunya kebingungan akan nulis apa besoknya karena khawatir tidak ada ide untuk menulis besok.
Jujur, keresahan ini saya rasakan. Kebetulan Sahabat Pena Kita (SPK) Tulungagung mengadakan jagongan, ngobrol santai seputar menulis via aplikasi zoom. Akhirnya saya utarakan keresahan saya pada pakarnya, Prof. Dr. Ngainun Naim. Beliau adalah dosen sekaligus motivator saya dalam menulis, dari sejak kuliah hingga sekarang.
Saya mendapatkan jawaban yang mencerahkan. Beliau mengatakan, "jangan khawatir ga ada ide untuk menulis besok. Banyak hal yang bisa ditulis. Bisa hal sepele yang kita temui tiap harinya. Tidak perlu sesuatu yang istimewa. Menulis kegiatan atau hal yang ditemui tiap hari pun sudah cukup untuk mengasah dan melatih menulis. Intinya menulis jangan sampai membebani tapi dinikmati."
Setelah mendapat jawaban itu, semangat pun kembali terpacu. Saya yang awalnya mengejar kesempurnaan atau suatu yabg "wah" kini mulai mereda. Tujuan saya kali ini adalah memberikan manfaat lewat tulisan dan nyaman dalam menulis. Sehingga menulis bukan lagi kewajiban atau kebutuhan, melainkan kenikmatan.
Sekian
Karawang, 13-10-2020


Mantap Mas. Menulis itu harus dinikmati. Apa saja bisa ditulis.
BalasHapusAlhamdulillah..
BalasHapusTerima kasih pak atas jawaban dan motivasinya.