yang Penting Nulis Vs Nulis yang Penting

Oleh: Samsu Wijayanto


Sekilas keduanya tampak serupa. Ya, hanya membolak-balik kata saja. Namun maknanya sangat berbeda. Itu yang sering menjebak dan menjadi pikiran penulis seperti saya, apakah tulisan saya hanya yang penting nulis? Ataukah saya menulis yang penting? 

Pertama mengenai "yang penting nulis". Susunan kata tersebut sesungguhnya menjelaskan keasal-asalan seseorang dalam menulis. Bisa jadi hanya nulis sekedar nulis. Tanpa bobot, hanya berputar-putar dan tanpa refrensi yang jelas bahkan sama sekali tidak memberikan manfaat.

Kedua tentang "menulis yang penting". Menulis penting merupakan aktivitas yang tidak mudah. Tidak asal nulis. Sebab, harus sistematis, refrensi yang jelas dan mudah dipahami lagi membawa manfaat. Jika itu semua sudah terpenuhi (menurut saya) insyaallah akan menjadi tulisan yang penting dan jadi pertimbangan. 

Dalam prakteknya, saya sendiri belum sepenuhnya bisa menulis yang penting. Saya seringkali menulis dari apa yang saya baca, dengar dan lihat atau saksikan. Itu sebuah sebagai representasi pemikiran saya agar bisa dinikmati oleh pembaca. Tentu tidak semua yang saya tulis ada manfaat. Ya, mudah-mudahan meskipun sedikit. Kalaupun tidak ya semoga bisa menjadi ajang pembiasaan untuk melatih dan mengasah diri untuk terbiasa menulis. 


Mudah-mudahan bermanfaat


Sekian


Karawang, 06-01-2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Pasca Melahirkan: Melestarikan Tradisi Ngayun

Sejarah Pesantren di Indonesia

Konsisten itu Sulit