Meneladani Hadis Nabi; Berderma untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Oleh: Samsu Wijayanto "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain" Hadis di atas mungkin tidak asing lagi di telinga kita. Hadis tersebut merupakan ajakan sesama manusia untuk melakukan perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, tidak heran jika mubaligh atau penceramah mengumandangkan hadis tersebut sebab tugas mereka adalah da'watu lil khoir' (mengajak kepada kebaikan). Apakah hanya mubaligh atau penceramah saja yang bertugas mengajak pada kebaikan? Tentu tidak. Sesuai dengan namanya "da'watu" berarti mengajak. Mengajak berkonotasi umum, tidak hanya pada satu profesi saja. Setiap dari kita diperbolehkan, bahkan diwajibkan mengajak pada kebaikan. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mengajak berarti memperlihatkan bagaimana cara melakukan sesuatu; atau mencontohkan. Jadi seseorang yang mengajak artinya tidak hanya menyuruh tapi ikut melakukan sesuatu yang diucapkan. Salah satu contoh kebaikan yang banyak manfaat...