Islam sebagai Agama Sosialis

Islam merupakan agama yang rahmatan lil 'alamin (mengasihi terhadap seluruh alam). Pandangan tentang rahmatan lil 'alaminnya islam telah tertera dalam namanya "Islam". Kata Islam berasal dari kata dasar "salama" yang memiliki arti selamat. Melihat definisi di atas, Islam memang agama yang seharusnya mampu menyelamatkan, serta melindungi penganutnya dan umat-umat lain.
Bukti lain Islam merupakan agama yang rahmatan lil 'alamin adalah bahwa Islam sebagai agama sosialis. Dalam sebuah literatur yang ditulis oleh Abudin Nata dikatakan, ada empat hal yang berkaitan dengan masalah sosial yang disebutkan dalam sumber hukum Islam, yaitu Alqur'an dan hadis. Pertama, dalam Alqur'an dan hadis lebih banyak mengulas permasalahan sosial; kedua, dalam prakteknya apabila urusan ibadah bersamaan waktunya dengan urusan muamalah yang lebih penting, maka ibadah tersebut boleh untuk diperpendek atau ditangguhkan; ketiga, ibadah yang mengandung unsur sosial diberi ganjaran lebih besar daripada ibadah yang yang bersifat perseorangan; keempat, apabila ibadah dilakukan dengan tidak sempurna atau batal karena melanggar ketentuan, maka tebusannya (kafarat)nya ialah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan masalah sosial. (Abudin Nata, 2004: 2).
Dari kutipan di atas, jelas bahwa Islam sangat menghargai adanya berbuat baik dalam sosial serta membatu sesama umat beragama, selagi tidak bertentangan dengan syari'at.

*Soe
-sekian-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Pasca Melahirkan: Melestarikan Tradisi Ngayun

Sejarah Pesantren di Indonesia

Konsisten itu Sulit