Pengertian Patung dan Jenis-jenisnya

Sebuah karya seni yang sudah ada sejak dari zaman purba loh dan sudah berkembang sampai sekarang, karya seni ini menghasilkan wujud dalam bentuk tiga dimensi yang biasanya diciptakan melalui teknik memahat, modeling (dengan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan). Orang yang membuat patung disebut pematung dan hasil dari karya seni patung pada umumnya diciptakan untuk memenuhi kebutuhan batin manusia atau hanya sekedar dinikmati nilai keindahannya saja.


A. Pengertian Patung

adalah suatu benda yang secara sengaja dipahat meniru bentuk manusia ataupun hewan. Sedangkan menurut Mikke Susanto, seni patung adalah hasil karya tiga dimensi yang dibuay dengan cara mengurangi bahan atau membuat modelnya terlebih dahulu dengan teknik cetak ataupun cor.


B. Jenis-jenis Patung

1. Jenis patung berdasarkan fungsinya

Berdasarkan fungsinya karya seni patung dibagi menjadi 6 jenis, yaitu:

a. Patung Religi

Patung Religi dibuat dengan tujuan sebagai saran beribadah dan bermakna religius bagi sebagian umat beragama.

b. Patung Monumen

Patung Monumen dibuat untuk memperingati atau mengenang peristiwa dan kejadian yang bersejarah atau jasa seorang pahlawan di masa lampau.

c. Patung Arsitektur

Patung Arsitektur dibuat untuk menunjang dalam konstruksi bangunan dan bernilai estetika atau keindahan.

d. Patung Dekorasi

Patung Dekorasi dibuat dengan tujuan untuk menghias bangunan atau lingkungan taman, baik taman rumah maupun taman bermain.

e. Patung Seni

Patung Seni dibuat bertujuan sebagai karya seni murni untuk estetika yang hanya dinikmati keindahan bentuknya.

f. Patung Kerajinan

Patung Kerajinan biasanya dibuat untuk dijual, patung jenis ini dibuat oleh para pengrajin.


2. Berdasarkan Corak

Berdasarkan coraknya, jika dilihat dari perwujudannya ragam seni patung modern dapat dibedakan menjadi 3 corak :

a. Corak Imitatif (realis / representatif)

Tiruan dari bentuk alam (makhluk hidup). Perwujudan patung corak ini berdasarkan fisio plastik atau bentuk fisik baik anatomi, proporsi, maupun gerak.

b. Corak Deformatif

Bentuknya telah banyak berubah dari tiruan alam, diubah menjadi bentuk baru berdasarkan imajinasi pematung.

c. Corak Non Figuratif (abstrak)

Secara umum sudah banyak meninggalkan bentuk – bentuk alam untuk perwujudannya. Corak abstrak dipengaruhi oleh aliran konstruksi. Patung dipandang sebagai bentuk konstruksi, yaitu besi, plat, kawat, kayu, plastik, dll.


Demikian materi pembelajaran dari pelajaran SBdP (Seni Budaya dan Prakarya) kelas 6. Semoga bermanfaat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Pasca Melahirkan: Melestarikan Tradisi Ngayun

Sejarah Pesantren di Indonesia

Konsisten itu Sulit