Kisah tentang Sibuk
Oleh: Samsu Wijayanto
Secara biologis, makhluk hidup memiliki ciri-ciri tumbuh dan berkembang. Tumbuh berarti menjadi besar dan tua. Setiap makhluk pasti berproses, berawal dari tubuh kecil berubah menjadi besar dan menua. Sedangkan berkembang artinya menjadi banyak. Berkembang dalam kehidupan manusia hanya bisa dilakukan dengan cara perkawinan.
Ngomong-ngomong soal tumbuh dan berkembang, saya pernah terlibat percakapan dengan seorang kawan. Dia mengatakan bahwa semakin seseorang tumbuh, maka semakin banyak yang dipikirkan dan banyak pula kesibukannya. Orang yang awalnya hidup ditanggung orang tua, lambat laun akan pisah dan mandiri. Di situlah seseorang akan mulai banyak berpikir. Berpikir bagaimana cara bertahan hidup tanpa orang tua. Berpikir cara memenuhi kebutuhan. Berpikir juga bagaimana cara memenuhi keinginan atau hobi.
Saya begitu serius mendengarkan yang dia katakan. Meski melalui media telepon, percakapan kami cukup menyenangkan. Saya pun mengiyakan yang dia katakan. Saya pernah mendengar hal serupa dari kakak tingkat sewaktu kuliah. Ceritanya, dulu saya pernah izin saat rapat HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). Saya izin dengan alasan yang kurang jelas. Saya izin kepada kakak tingkat saya dengan mengatakan sibuk atau repot. Lalu kakak tingkat saya menegur, "orang hidup itu pasti sibuk dan repot. Tinggal gimana kita membagi waktu. Orang yang ga sibuk dan repot itu orang yang dibungkus kain kafan."
Saya akhirnya mengatakan pada kawan saya bahwa kita harus bersyukur masih dikaruniai kesibukan dan banyaknya pikiran. Tandanya kita masih hidup sebagai manusia, tapi sebagai manusia kita harus tetap bermanfaat meski di tengah banyaknya kesibukan dan 'ruwet' banyaknya pikiran. Dengan cara tetap produktif sesuai kemampuan masing-masing dan pintar-pintar membagi waktu.
Kesimpulannya, tetaplah hidup dengan kesibukan yang kita jalani dan pikiran yang kita pikirkan. Namun, menjadi bermanfaat dan inspiratif wajib hukumnya agar tetap abadi dengan karya yang bermanfaat dan menginspirasi.
Sekian
Karawang, 23-09-2020

Mantab
BalasHapusKeren Mas Sam
BalasHapus'Orang yang gak sibuk dan repot itu orang yang dibungkus kain kafan'. Catatan yang menarik👍
BalasHapusLeres Bu Nur.
HapusSetiap orang yg masih hidup, pastilah memiliki kesibukannya (masing").
Setuju uuuu... Motivasi padat berisi
BalasHapusDibungkus kain kafan juga masih sibuk atau repot, bisa jawab pertanyaan munkar nakir ngk ya...
BalasHapus