Cara Mudah untuk Memaafkan
Manusia dalam prinsip moral ada dua kategori, pertama manusia yang baik dan manusia yang buruk atau jahat. Dalam kodratnya manusia juga akan melakukan dua hal, yaitu kebaikan atau kebenaran dan kesalahan. Penulisan kategorisasi di atas sengaja menggunakan kata sambung dan, bukan atau. Karena penulis ingin menginformasikan bahwa manusia pasti akan melakukan keduanya. Manusia disatu sisi akan melakukan kebaikan, namun di sisi lain manusia pun pasti akan melakukan kesalahan.
Manusia adalah manusia, bukan malaikat atau juga bukan iblis. Manusia tidak akan selalu berbuat baik dan patuh, seperti yang dilakukan malaikat. Manusia pun tidak akan melakukan kesalahan terus-menerus seperti halnya iblis. Manusia akan melakukan keduanya meskipun tidak sekaligus atau dalam waktu yang sama dan di tempat yang sama pula, karena manusia diberi akal pikiran dan nafsu. Sehingga manusia mampu melakukan kebaikan dan kesalahan. Itulah kodrat manusia yang membedakan manusia dengan makhluk-makhluk ciptaan Tuhan lainnya.
Dalam kehidupan manusia selalu dibenturkan dengan manusia lain. Manusia dituntut untuk bisa berinteraksi, berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik antara satu individu dengan individu lainnya. Dalam bersosial terkadang juga manusia melakukan kebaikan dalam setiap perbuatannya, atau perkataannya. Namun manusia juga terkadang melakukan kesalahan dalam perbuatan dan perkataannya. Oleh karena manusia dituntut untuk bersosialisasi dengan baik, maka manusia pun dikenai sanksi ringan yang berupa minta maaf kepada orang yang disalahi atau disakitinya. Demi menciptakan keharmonisan dan kerukunan dalam berwarga negara.
Menyoal tentang maaf, tidak sedikit orang yang bisa dengan mudah minta maaf dan memaafkan. Padahal satu kata maaf sangat berharga untuk menjaga kerukunan, kedamaian serta keharmonisan dalam bermasyarakat. Biasanya orang sulit minta maaf karena gengsi atau merasa dirinya tidak bersalah.
Sedikit ingin berbagi tips untuk pembaca agar kita senantiasa menjadi manusia yang mudah memaafkan. (1) Manusia hidup di dunia tidak akan luput dari kesalahan, (2) Ingatlah bahwa seburuk apapun atau sesalah apapun dia pasti pernah melakukan kebaikan dan pernah membuat anda bahagia. Jadi dengan mengingat dua hal tersebut, niscaya kita akan dengan mudah membuka pintu lautan maaf untuk orang lain.
Komentar
Posting Komentar