Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Memberi Karena Mengasihi

Gambar
  Oleh: Samsu Wijayanto Kemarin malam saya bersama istri dan anak jalan-jalan berkeliling menggunakan motor untuk mencari makan malam. Kala itu kami ingin Bebek goreng khas Madura langganan kami. Ketika kami sedang menunggu, tiba-tiba ada seorang ibu berusia kisaran 40an tahun menghampiri kami. "Pak, maaf minta waktunya sebentar, boleh? " Secara spontan saya langsung menebak, "pasti mau nawarin sesuatu". Dugaan saya diperkuat karena pakaian yang dia kenakan. Dia mengenakan pakaian ala SPG, tapi tetap sopan dan menutup aurat. Ketika sedang sibuk berprasangka, istri menjawab, " Iya teh ada apa?" Dia menawarkan sebuah minuman kepada kami. Saya awalnya tidak ingin beli. Tapi istri meminta saya untuk membeli. Dengan berbisik "ayah, bawa uang lebih?" Saya jawab "bawa". Akhirnya kami membelinya.  Ada satu alasan kuat yang membuat kami "terpaksa" membelinya. Keputusan kami membeli bukan karena ingin, tapi lebih karena iba. Saat SPG it...

Mengambil Hikmah dari Sebuah Ceramah

Gambar
  Oleh: Samsu Wijayanto Manusia merupakan makhluk yang tidak luput dari salah dan lupa. Sebaik apapun seseorang pasti punya salah atau dosa. Baik itu disengaja atau tidak. Begitu juga perihal lupa, sudah akrab terjadi dalam kehidupan seseorang. Mulai dari hal-hal kecil, seperti lupa menaruh uang, lupa kunci motor dan masih banyak lainnya. Bahkan saya pernah dengar ada yang lupa meninggalkan istrinya ketika selesai mengisi bensin di SPBU.  Menyoal lupa, saya teringat sebuah tausyiah seorang Ustadz saat peringatan Isra' dan Mi'raj. Beliau menyampaikan bahwa manusia memiliki 5 hal yang dicintainya hingga melupakan 5 hal penting dalam hidup beragama. Pertama, terlalu mencintai dunia hingga melupakan akhirat. Kedua, terlalu mencintai hidup hingga melupakan kematian. Ketiga, terlalu mencintai rumah hingga lupa dengan alam kuburnya. Keempat, terlalu mencintai harta sampai lupa dengan hisab tentang hartanya. Dan kelima, terlalu mencintai makhluk sehingga lupa dengan Allah bahkan membu...

Konsep Syukur dalam Versi Lain

Gambar
  Oleh: Samsu Wijayanto Suatu ketika saya dan istri terlibat perbincangan yang amat seru. Kami berbincang soal rasa syukur. Dia bercerita bahwa ayahnya memiliki saudara. Sebut saja pak S. Beliau seorang yang kaya. Beliau membebaskan istri dan anaknya dalam membelanjakan uang nafkah darinya. Asalkan jelas dan tidak habis dengan sia-sia. Suatu hari pak S didatangi oleh beberapa orang berbeda yang bermaksud menagih hutang istrinya. Pak S terkejut, karena uang nafkah darinya tidak terbatas. Istrinya boleh pakai berapapun yang dia inginkan. Namun kenapa ada orang menagih hutang padanya. Setelah dikonfirmasi, ternyata betul istrinya meminjam sejumlah uang ke beberapa orang bahkan ke pinjol. Pak S pun marah dan mau tidak mau melunasi hutang-hutang istrinya. Pak S pun memberikan hukuman kepada istrinya dengan tidak boleh memakai fasilitas kendaraan seperti motor atau mobil. Uang nafkahnya pun dijatah sehari 1 juta. Mendengar cerita itu, saya tercengang. Sehari 1 juta? Itu sih jatah yang ma...

Antara Putus atau Terus

Oleh : Samsu Wijayanto Selamat pagi semuanya. Pagi ini saya akan mencoba menceritakan cerita fiksi yang sedikit banyak "related" dengan penulis. Bagaimana ceritanya? Yuk disimak! Semoga harimu bahagia. Di suatu sekolah di ujung barat pulau Jawa, ada seorang siswa bernama Abdi. Dia merupakan siswa kelas 11 (dulunya disebut kelas 2). Dia masuk jurusan IPA di sekolahnya. Namun itu bukan keinginannya. Karena kebetulan dia masuk peringkat 10 besar sewaktu kelas 10. Sedangkan peraturan di sekolahnya, bagi siswa yang mendapatkan peringkat 1 hingga 10 wajib masuk IPA. Padahal Abdi ingin sekali masuk bahasa. "Huuuft, peraturan macan apa itu. Sangat jauh dari kata demokrasi". Abdi ngedumel kala itu. Seiring berjalannya waktu, Abdi mulai bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dia mulai bisa menerima rumitnya rumus-rumus matematika dan fisika. Ya, meskipun begitu dia tetap tidak meninggalkan hobinya. Menulis. Hobi itulah yang sudah dia lakukan dan tekuni dari sejak di ba...