Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024

Mengambil Hikmah dari Sebuah Ceramah

Gambar
  Oleh: Samsu Wijayanto Manusia merupakan makhluk yang tidak luput dari salah dan lupa. Sebaik apapun seseorang pasti punya salah atau dosa. Baik itu disengaja atau tidak. Begitu juga perihal lupa, sudah akrab terjadi dalam kehidupan seseorang. Mulai dari hal-hal kecil, seperti lupa menaruh uang, lupa kunci motor dan masih banyak lainnya. Bahkan saya pernah dengar ada yang lupa meninggalkan istrinya ketika selesai mengisi bensin di SPBU.  Menyoal lupa, saya teringat sebuah tausyiah seorang Ustadz saat peringatan Isra' dan Mi'raj. Beliau menyampaikan bahwa manusia memiliki 5 hal yang dicintainya hingga melupakan 5 hal penting dalam hidup beragama. Pertama, terlalu mencintai dunia hingga melupakan akhirat. Kedua, terlalu mencintai hidup hingga melupakan kematian. Ketiga, terlalu mencintai rumah hingga lupa dengan alam kuburnya. Keempat, terlalu mencintai harta sampai lupa dengan hisab tentang hartanya. Dan kelima, terlalu mencintai makhluk sehingga lupa dengan Allah bahkan membu...

Konsep Syukur dalam Versi Lain

Gambar
  Oleh: Samsu Wijayanto Suatu ketika saya dan istri terlibat perbincangan yang amat seru. Kami berbincang soal rasa syukur. Dia bercerita bahwa ayahnya memiliki saudara. Sebut saja pak S. Beliau seorang yang kaya. Beliau membebaskan istri dan anaknya dalam membelanjakan uang nafkah darinya. Asalkan jelas dan tidak habis dengan sia-sia. Suatu hari pak S didatangi oleh beberapa orang berbeda yang bermaksud menagih hutang istrinya. Pak S terkejut, karena uang nafkah darinya tidak terbatas. Istrinya boleh pakai berapapun yang dia inginkan. Namun kenapa ada orang menagih hutang padanya. Setelah dikonfirmasi, ternyata betul istrinya meminjam sejumlah uang ke beberapa orang bahkan ke pinjol. Pak S pun marah dan mau tidak mau melunasi hutang-hutang istrinya. Pak S pun memberikan hukuman kepada istrinya dengan tidak boleh memakai fasilitas kendaraan seperti motor atau mobil. Uang nafkahnya pun dijatah sehari 1 juta. Mendengar cerita itu, saya tercengang. Sehari 1 juta? Itu sih jatah yang ma...